Sertifikasi Pendidikan Profesi Guru periode V hingga VII untuk mempersiapkan generasi merdeka belajar. Hal itu sesuai dengan kebijakan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, yakni guru dengan lulus sertifikasi pendidik harus bisa mengimplementasikan apa yang diperoleh selama mengikuti pendidikan terutama menghadapi kebijakan merdeka belajar.

Hal itu disampaikan oleh Rektor Univesitas PGRI Semarang, Muhdi pada saat penyerahan sertifikat Pendidikan Profesi Guru di Universitas PGRI Semarang Kamis(16/1/2020).

Dalam penyerahan serifikat tersebut terdiri dari tiga tahap yaitu periode V, VI dan VII dengan jumlah 356 profesi guru.

Periode V dalam bidang studi Guru Paud, Daljab Guru Kelas SD dan Gurdasus SD dengan jumlah 90 guru. Selanjutnya periode VI dalam bidang Guru kelas PAUD, Guru Kelas SD, Bahasa Indonesia, Bimbingan Konseling dengan jumlah 143 guru.

Dan yang terkenal yakni Periode VII dalam bidang studi Guru Kelas PAUD, Guru kelas SD, Matematika dengan jumlah 123.

“Ya, jumlahnya cukup besar tingkat kelulusan cukup bagus dan kedua adalah kelulusan ini langsung dihadapkan pada kebijakan menteri yang baru yaitu merdeka belajar,” ujarnya pada saat ditemui tribunjateng

Sehingga diharapkan mereka benar-benar mampu mengimplementasikan itu secara baik, menjadi guru penggerak dan menjadi guru yang cara pembelajarannya tidak kembali ke masa lalu tetapi pembelajarannya sebagaimana tuntutan yang akan datang mengarahkan pada siswa untuk mampu bernalar.

“Guru memang harus terus mengasah kemampuan mengintegrasikan pendidikan karakter dalam mata pelajaran, kedua mereka nanti akan membuat cara untuk mengevaluasi sendiri, maka kemampuan mereka untuk membuat soal dan pertanyaan dalam pembelajaran itu juga harus ditingkatkan,” terangnya

 

Advertising