Jenazah Benyamin Susanto (57) warga Tegal yang meninggal dalam kondisi membusuk di rumahnya itu telah diambil pihak keluarga, Selasa (21/1/2020).

Seperti diketahui, sales makanan ringan tersebut ditemukan rekan kerjanya tewas membusuk di Perum Genuk Indah Jalan Padi Utara IV Nomor 129 Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Senin (20/1/2020) sekira pukul 16.30.

"Ya, jenazah sudah diambil oleh keluarga, Selasa (21/1/2020) sore ini."

"Jenazah itu sudah dibawa ke Kota Tegal untuk disemayamkan," kata Kanit Reskrim Polsek Genuk, AKP Hartono , Selasa (21/1/2020).

AKP Hartono mengatakanm jenazah diambil oleh adik kandung korban, Daud Suleiman Wibowo.

Dia adalah warga Jalan Kauman Kelurahan Pekauman, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

"Pada Selasa (21/1/2020) pagi, pihak keluarga datang ke Polsek Genuk untuk mengidentifikasi jenazah almarhum. Kini semua sudah clear," terangnya.

Sebelumnya, mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan membusuk di sebuah rumah di Perum Genuk Indah, Kota Semarang.

Kapolsek Genuk, Kompol Zaenul Arifin menuturkan, korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerja korban.

Saat itu, rekan kerja korban, Nuryanto (45) mendatangi rumah korban.

Sebab sudah seminggu tidak masuk kerja.

Setelah sampai di rumah korban, dia mencium bau busuk.

Lantaran curiga, dia lantas melaporkan kepada ketua RT dan RW setempat.

"Kami mendapatkan laporan dari warga atas penemuan mayat itu."

"Kami lalu segera mengamankan lokasi dan olah TKP, " kata Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, sudah meminta beberapa keterangan saksi mulai dari tetangga maupun rekan kerja korban.

Mereka memberikan keterangan terakhir ketemu korban pada Senin (13/1/2020).

"Jadi kami menduga korban sudah seminggu yang lalu meninggal."

"Namun kematiannya tidak ada satupun yang mengetahui, " jelasnya.

Kapolsek menuturkan, saat pertama kali ditemukan korban meninggal dalam posisi duduk bersandar di kursi dengan posisi telentang.

Korban memakai celana pendek dan berkaus warna hijau.

Kondisi tubuhnya sudah agak rusak di bagian wajah.

"Kondisi mayat sudah dalam kondisi lebam. Sekujur tubuh sudah berwarna hitam, " terangnya.

 

Kompol Zaenul mengatakan, setelah itu membawa mayat ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk divisum.

Hasilnya, mayat bernama Benyamin Susanto (57) merupakan warga Kota Tegal yang menetap di Semarang.

"Hasil visum juga diperoleh tidak ada kekerasan ataupun hal-hal mencurigakan lainnya, " jelasnya.

Dikatakan Zaenul pihaknya berupaya menghubungi keluarga korban.

Namun kesulitan karena korban ternyata tinggal seorang diri.

Korban tidak memiliki anak dan istri, bahkan sanak saudara di Semarang.

"Kami juga menghubungi pihak gereja untuk mengidentifikasi jenazah itu."

"Kami peroleh informasi keluarga korban ada di Kota Tegal."

"Setelah kami hubungi keluarga tersebut ternyata tidak mengenali mayat itu, " terangnya.

Kapolsek menjelaskan, korban bekerja sebagai distributor (sales) makanan ringan di Kota Semarang.

Korban juga memperoleh penempatan kerja baru di Kabupaten Pati, seminggu sebelum meninggal.

Sehingga kemungkinan besar korban harus bolak-balik Pati-Semarang.

"Kami menduga korban meninggal karena kelelahan setelah perjalanan itu."

"Apalagi keterangan dari rekan kerja, korban memiliki riwayat penyakit gula, " katanya.

Saat ini jenazah korban masih berada di Ruang Jenazah RSUP dr Kariadi Semarang



Source : Tribunjateng.com