Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Semarang kembali menemukan kasus penularan Covid-19 di pasar tradisional. Kali ini ada tiga pedagang Pasar Gayamsari Kota Semarang yang dinyatakan positif Covid-19.

Penutupan sementara Pasar Gayamsari dilakukan sejak Minggu (21/6/2020) hingga Selasa (23/6/2020), dan pada hari Rabu (24/6/2020) Pasar Gayamsari sudah dibuka kembali.
Penutupan ini sudah di ketahui para pedagang sejak Sabtu sore, dan Minggu pagi pasar ditutup secara resmi oleh pengelola pasar.
Selama penutupan pasar, tim gugus tugas tengah melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di pasar tersebut.
Hingga saat ini, tim gugus tugas telah melakukan tes massal di 27 pasar tradisional, adapun 9 pasar di antaranya ditemukan kasus positif Covid-19.
Pasar Gayamsari menjadi pasar tradisional kesembilan yang ditemukan kasus Covid-19 setelah sebelumnya hal serupa terjadi di Pasar Kobong, Karimata, Rasamala, Prembaen, Karangayu, Mangkang, dan Wonodri, dan Meteseh.
Kasus penularan covid-19 di beberapa pasar tradisional bisa menjadi pembelajaran bagi para pedagang untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan antara lain memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk pasar, dan menjaga jarak.
Selama penutupan, sejumlah akses masuk ke dalam Pasar Gayamsari, Kota Semarang ditutup garis pembatas kuning. Terlihat kondisi pasar sangat lengang, pertokoan di sepanjang pasar tutup termasuk lapak-lapak pedagang.
Para pedagang mengaku kuatir dengan adanya penutupan ini, namun mereka sadar, dan akan melakukan pencegahan dengan menjalankan protokol kesehatan lebih baik dan optimal.