Para pemuda terutama anggota organisasi masyarakat diminta menerapkan makna tanaman mangrove. Tak hanya melindungi dan menjaga, tanaman di pesisir tersebut juga bisa bermakna pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan.



"Kita harus bisa menerapkan makna dari tanaman mangrove ini. Selain melindungi dan menjaga lingkungan tempat mereka tumbuh, mangrove juga menunjukkan pentingnya kebersamaan serta persatuan," ujar Windo Wijakso dari MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah, Minggu (8/12).

Windo mengungkapkan hal tersebut di depan puluhan anggota ormas yang berkumpul di Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Mereka mengikuti aksi menanam mangrove bersama yang diinisiasi oleh Pemuda Merah Putih.

Sementara John Santos dari Lindu Aji memberi apresiasi tinggi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kesadaran untuk melestarikan lingkungan seperti menanam mangrove harus terus ditingkatkan pada generasi muda. Dia juga berharap kebersamaan dan persaudaraan dari beberapa ormas terus dijaga.

Selain Pemuda Pancasila dan Lindu Aji, aksi kemarin juga melibatkan anggota Karang Taruna, KNPI, serta Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Hadir pula perwakilan dari Polsek, Koramil, serta kecamatan setempat.

Ketua Panitia Tegar Wahyudianto mengungkapkan pihaknya memang ingin menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

"Hari ini ada seribu bibit mangrove yang kami tanam. Lewat aksi ini kami berharap para pemuda terutama anggota ormas bisa tergerak hatinya untuk menjaga kelestarian lingkungan di tempatnya masing-masing," jelas pria yang juga menjabat Ketua Bidang Kegiatan Sosial di Pemuda Merah Putih didampingi pengurus Karang Taruna Kabupaten Sukoharjo.

Dia juga menjelaskan, Pemuda Merah Putih berdiri dua tahun lalu dan berbasis di Sukoharjo. Lewat kegiatan kemarin, pihaknya mencoba menjalin persaudaraan dengan ormas lain terutama yang ada di Jawa Tengah.

Untuk diketahui, Mangunharjo merupakan salah satu daerah di Kota Semarang yang rusak karena abrasi. Karena itu, penanaman mangrove merupakan salah satu upaya untuk melestarikan kembali kawasan di tepi pantai utara itu.

Sumber : suaramerdeka.com

Advertising