Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) meluncurkan koridor baru Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang di Waduk Jatibarang, Gunungpati, Kota Semarang, Jumat (6/12/2019) sore ini.

Koridor tersebut adalah koridor XIII yang mana melayani rute Terminal Cangkiran-Gunungpati-Manyaran- Balaikota-Simpang Lima-PP.

Koridor 8 direncanakan menggunakan armada bus sedang berjumlah 18 unit.

Wali Kota mengatakan dari tahun 2009 sampai sekarang sudah ada 153 bis dan 433 shelter, dan sekarang adalah koridor VIII adalah koridor yang baru.

Dalam kesempatan tersebut, juga diluncurkan armada Feeder yang dapat menjangkau daerah-daerah yang tidak bisa dilalui armada bis BRT.

Feeder adalah armada pengumpan BRT Trans Semarang agar bisa menjangkau lokasi yang tidak bisa dilalui BRT.

Feeder 1 melayani rute PRPP-Ngaliyan, sedangkan feeder 2 Bangetayu-Kaligawe.

“Kami punya komitmen menciptakan alat transportasi umum untuk menjangkau seluruh Kota Semarang dan masyarakat bisa terlayani dengan baik,” ungkap Hendi.

“Selain itu, untuk mengurangi kendaraan pribadi agar tidak ada kemacetan,” imbuhnya. 

Sebagai informasi, Kepala BLU Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan mengatakan bahwa Koridor VIII sejalan dengan pengembangan jalur wisata di Kota Semarang.

“Rute koridor tersebut akan melewati berbagai lokasi obyek wisata seperti Waduk Jatibarang, Goa Kreo, Plaza Kandri dan Museum Ronggowarsito,” ujarnya.

Sosialisasi Koridor VIII ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari perangkat desa, sekolah dan instansi yang akan dilewati bus Trans Semarang.

"Saya sangat berterima kasih dan mengucapkan selamat atas pembukaan koridor VIII, karena harapan masyarakat untuk bisa menikmati transportasi yang aman, nyaman dan murah akan terwujud," ujar perwakilan dari LPMK Kecamatan Mijen.

Advertising