Adanya penambahan infrastuktur dan pembangunan yang dilakukan secara masif oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, berimbas target kunjungan wisata ke Kota Semarang dinaikan dari awalnya 5,7 juta saat ini naik menjadi 7,2 juta kunjungan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari, saat hadir dalam acara penyerahan bantuan golf car dari KPwBI Jateng kepada Komunitas Young Enterpreneur Success (YES), di Kota Lama Semarang, Rabu (18/12).

Indriyasari atau yang kerap disapa IIn menjelaskan, kunjungan wisata ke Kota Semarang sampai Desember diangka lebih dari 7 juta.

Sedangkan khusus di Kota Lama sendiri, paling ramai pada saat car free night.

Hal tersebut, menurut Iin, membuktikan masyarakat menyukai car free night karena bebas polusi, kendaraan, bisa berfoto dan jalan-jalan dengan nyaman.

"Dibandingkan tahun lalu, pertumbuhannya cukup jauh, karena tahun lalu tercapai 5,7 juta sekarang sudah 7 juta lebih kunjungan wisata ke Semarang.

Kami optimis target bisa terpenuhi, mengingat ada peringatan hari ibu tingkat nasional, libur natal dan tahun baru, sehingga banyak tamu yang akan berkunjung ke Semarang," kata Iin, pada Tribunjateng.com, Rabu (18/12).

Tidak hanya dari segi jumlah kunjungan yang mengalami kenaikan, dilihat dari segi kuantitas lama menginap juga naik dari rata-rata 1,5 menjadi 1,7.

Kemudian spend money (perputaran uang) di kota Semarang juga naik, sehingga sumbangan untuk APBD kota Semarang yang tadinya dari sektor pariwisata hanya 4 - 5 persen sekarang mencapai diatas 10 persen.

"Tahun ini ada sekitar 60 event dan 2020 kami sudah melaunching kalender event di kota Semarang. Rencana pada 2020 nanti akan ada sekitar 72 event yang akan digelar, dua di antaranya masuk di dalam 100 kalender event nasional," pungkasnya.

 

Sumber : Tribunnews